10.42 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN FIBROADENOMA MAMAE PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMBANG TANJONG KABUPATEN PIDIE
Kata Kunci:
Fibroadenoma Mamae, pengetahuan, riwayat keluarga, peran petugas kesehatanAbstrak
Fibroadenoma mammae biasanya terjadi pada wanita usia muda, yaitu pada usia sekitar remaja atau sekitar 20 tahun. Berdasarkan laporan dari NSW Breast Cancer Institute, fibroadenoma umumnya terjadi pada wanita dengan usia 2125 tahun, kurang dari 5% terjadi pada usia di atas 50 tahun, sedangkan prevalensinya lebih dari 9% populasi wanita terkena fibroadenoma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Riwayat Keluarga, dan Peran Petugas Kesehatan Terhadap Kejadian Fibroadenoma Mamae Pada Remaja Di Puskesmas Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja usia 12-19 tahun yang datang ke Puskesmas Kembang Tanjong dengan sampel dalam penelitian ini adalah 68 sampel yang ditentukan dengan cara accidental sampling yaitu pengambilan sampel secara kebetulan bertemu. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan pengolahan data dengan langkah editing, coding, entry dan tabulating serta analisis data dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi, tabel silang dan narasi. Dari hasil penelitian ini dari dari 68 responden menunjukkan ada hubungan pengetahuan remaja terhadap terjadinya fibroadenoma mamae pada remaja dengan P value 0,34, ada hubungan riwayat keluarga remaja terhadap terjadinya fibroadenoma mamae pada remaja dengan P value 0,004, dan ada hubungan peran petugas kesehatan terhadap terjadinya fibroadenoma mamae pada remaja dengan P value 0,002. Saran peneliti diperlukan kepada remaja untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin, hal ini agar remaja dapat mendeteksi secara dini adanya kelainan pada payudara.













